samlekum…

maaf dan terimakasih.
dua kata ini yang selalu terpumpun dibibir ketika memulai babat (kem)alas(an) bangun web ini. betapa tidak, hasrat hati ingin berbagi pemikiran (bukan bertukar pikiran lho, karena banyak orang tak sudi pikirannya di tukar dengan orang lain) dan belajar. kata BELAJAR inilah yang selalu (juga) tengiang di hati setiap langkah kaki bergerak. (karena) semakin banyak belajar (paling tidak saya merasa demikian) semakin bodoh dan tidak tahu apa-apa rasanya (kalau yang ini bukan hanya rasanya tai kenyataannya).

TUHAN ijinkalah saya belajar dari-MU…
dan halaman ini sekedar uluk salam dari saya yang dhoif..

Leave a Reply